Terjebak di Gunung Mistis! Sinopsis 'SEKAWAN LIMO'

Terjebak di Gunung Mistis! Sinopsis ‘SEKAWAN LIMO’ – Bagi para penggemar film horor komedi, bersiaplah untuk tertawa sekaligus ketakutan dengan film terbaru Bayu Skak berjudul SEKAWAN LIMO. Film ini siap mengocok perut sekaligus membuat ketakutan dengan cerita yang menegangkan.Bayu Skak tidak hanya duduk di kursi sutradara, tetapi juga turut berakting dalam film ini. Seperti film-film Bayu Skak sebelumnya, SEKAWAN LIMO akan menggunakan bahasa daerah khas Jawa timuran secara penuh. Film ini menandakan kembalinya kolaborasi Bayu Skak dengan Starvision setelah proyek sebelumnya, LARA ATI diproduksi oleh Base Entertaiment. SEKAWAN LIMO diprediksi akan menjadi film yang dinantikan penonton. Perpaduan genre horor dan komedi yang dikemas dengan candaan khas Jawa Timur dijamin akan menjadi film yang ditunggu di tahun ini,

1. Sinopsis Film ‘SEKAWAN LIMO’

Film SEKAWAN LIMO akan menceritakan kisah petualangan menegangkan Bagas (Bayu Skak), Dia hadir dalam acara podcast Medeni Pol untuk menceritakan pengalaman horornya saat mendaki Gunung Madyopuro. Bagas ditemani dua host podcast, Deri (Dono Pradana) dan Dyny (Keisya Levronka).

Cerita dimulai ketika Bagas dan keempat temannya mendaki salah satu gunung di Jawa Timur bernama Gunung Madyopuro. Bagas dan teman-temannya sempat mendapat peringatan untuk tidak mendaki dalam jumlah ganjil. Tidak menanggapi, Bagas dan temannya tetap memutuskan untuk mendaki.

Kejadian mistis mulai menghantui mereka. Mereka disesatkan dan diteror oleh penunggu Gunung Madyopuro. Pendakian yang awalnya menyenangkan, berubah menjadi teror yang mencekam. Terlebih lagi ketika mereka sadar bahwa salah satu dari mereka bukan manusia.

Maka, buat kamu yang ogah nonton film horor seram-seram karena malas dibikin kaget terus-menerus, Film Sekawan Limo itu sudah yang paling cocok buat mengisi waktu luang dan menghibur diri di bioskop. Nah, filmnya kapan tayang? Tunggu kabar selanjutnya, ya, karena belum ada tanggal rilis resmi, alias masih dalam status “Segera Tayang!”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *