Karya Alpha Author


teror hantu kakek

Di sebuah rumah tua di pinggiran kota, tinggalah seorang pria bernama Rizky. Rizky baru saja pindah ke rumah itu setelah mewarisi dari kakeknya yang baru saja meninggal dunia. Semenjak tinggal di rumah itu, Rizky merasakan kehadiran sesuatu yang tak kasat mata. Awalnya, dia mengabaikan hal tersebut sebagai imajinasinya semata.

Suatu malam, ketika Rizky sedang duduk di ruang tamu, dia mendengar suara langkah kaki di lorong dekat tangga. Rasa takut memenuhi hatinya, namun dia mencoba untuk tetap tenang. Pada awalnya, dia berpikir itu mungkin tetangga yang lewat, namun ketika dia melihat ke arah lorong, tidak ada seorang pun di sana.

Kejadian itu semakin sering terulang. Rizky sering merasakan ada yang memperhatikannya, bahkan terkadang dia melihat bayangan seorang pria tua di sudut ruangan atau di cermin. Setiap kali dia mencoba mendekati atau berbicara dengan sosok itu, sosok itu lenyap begitu saja.

Suatu malam, Rizky yang sudah mulai putus asa, memutuskan untuk memanggil seorang paranormal untuk membantu. Saat paranormal tersebut melakukan sesi komunikasi dengan alam gaib, dia mendapat informasi mengejutkan bahwa sosok yang menghantui rumah itu adalah sahabat baik kakeknya semasa hidup.

Diceritakan bahwa sahabat kakeknya, bernama Budi, meninggal dalam kecelakaan tragis di dekat rumah ini bertahun-tahun yang lalu. Sejak itu, rohnya terjebak di rumah itu karena memiliki ikatan emosional yang kuat dengan tempat itu dan dengan keluarga kakek Rizky.

Budi merasa kesepian dan tidak bisa pergi ke alam lain karena rasa penyesalan dan ketidakpuasan yang masih mengikatnya. Dia ingin meminta maaf atas sesuatu yang tidak sempat dia katakan kepada kakek Rizky. Setelah mendengar cerita ini, Rizky merasa sedih dan juga lega, karena akhirnya dia tahu mengapa rumah itu terasa berhantu.

Dengan bantuan paranormal, Rizky akhirnya berhasil membantu Budi untuk berdamai dengan kehidupan masa lalunya dan menemukan kedamaian. Sejak saat itu, kehadiran Budi tidak lagi menakutkan bagi Rizky. Mereka bahkan bisa saling berkomunikasi dengan damai, membawa kedamaian kembali ke rumah tua itu.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

en_USEnglish